MENTAN: IZIN FOOD ESTATE UNTUK YANG SERIUS 2010-02-05 Jumat 07:32:52 Kementerian Pertanian tidak akan mengeluarkan izin pengembangan food estate atau kawasan pangan dalam skala luas di Mereauke, Papua, bagi investor yang hanya akan menjual kembali izinnya.
"Izin food estate hanya akan diberikan kepada (investor) yang serius," kata Menteri Pertanian Suswono di sela Rapat Kerja Pembangunan Pertanian 2010-2014 di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, saat ini izin food estate sifatnya masih calon investor, belum ada yang benar-benar merupakan investor sehingga masih ada peluang.
Suswono menyatakan dengan pembukaan food estate di Merauke diharapkan tersedia lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
"Selain itu, (diharapkan pula) akan terjadi proses transmigrasi," katanya.
Sementara itu Wakil Mentan Bayu Krisnamurthi menyatakan diperkirakan produksi perdana untuk tanaman produk komoditas yang ditanam di food estate di Merauke, Papua, baru dapat dinikmati hasilnya pada 2012.
"Membutuhkan waktu satu tahun hingga 1,5 tahun untuk tanaman komoditas itu berproduksi," katanya.
Meskipun cara bertanam di Merauke sangat mekanis, menggunakan teknologi tinggi, tambahnya, tapi tetap butuh waktu untuk produksi.
Menurut dia, salah satu aturan yang ditetapkan untuk berinvestasi di food estate adalah kebijakan ekspor yang ditetapkan untuk komoditas dari Merauke, mengikuti kebijakan perdagangan pangan dalam negeri.
Bayu mencontohkan jika pemerintah menetapkan hanya jenis beras khusus yang boleh diekspor, maka investor berkewajiban mengikutinya.
Sebaliknya, pemerintah juga memiliki kewajiban untuk memberikan insentif kepada pemodal. Jenis insentif yang diberikan adalah fasilitas fiskal dan nonfiskal.
Selain itu, lanjutnya, pemerintah memberikan opsi untuk pembangunan infrastruktur.
"Bisa saja nanti pihak swasta yang bangun dan nantinya akan diberikan kemudahan, yang disesuaikan dengan dana pemerintah," katanya.
Dia menjelaskan hal itu dilakukan karena keterbatasan dana pemerintah untuk membangun infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, dan juga pembangkit listrik di Merauke.
Cuaca
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/pegboid1/public_html/modul/bmg/parse_bmg.php on line 137
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/pegboid1/public_html/modul/bmg/parse_bmg.php on line 145
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/pegboid1/public_html/modul/bmg/parse_bmg.php on line 153
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/pegboid1/public_html/modul/bmg/parse_bmg.php on line 137
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/pegboid1/public_html/modul/bmg/parse_bmg.php on line 145
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/pegboid1/public_html/modul/bmg/parse_bmg.php on line 153
Sektor manakah yang harus didahulukan dalam pembangunan 2010?