PRODUKSI MINYAK 2010 DITARGET 965 RIBU BAREL 2010-02-09 Selasa 06:57:51 Produksi minyak secara nasional pada tahun 2010, dari 65 kontraktor kerja sama (KKS) produksi ditargetkan bisa mencapai 965.000 barel per hari.
"Kami harus optimistis target produksi minyak secara nasional pada tahun 2010 ini, bisa tercapai," kata Kepala Divisi Internal BP Migas, Amir Hamzah, di Bojonegoro, Senin.
Dia yang didampingi Kepala BP Jawa, Papua, Maluku (Javalu), Hamdani menjelaskan, produksi minyak secara nasional, pada tahun 2009 lalu ditargetkan mencapai 949.200 barel per hari dari 65 KKS produksi yang ada di Indonesia.
Produksi minyak secara nasional tersebut, terbesar berasal dari Kawasan Barat Indonesia, mulai Sumatra, Jawa, termasuk dari lapangan minyak Sukowati dan minyak Blok Cepu di Bojonegoro.
Pada tahun 2009 lalu, lanjutnya, hambatan peningkatan produksi minyak secara nasional terjadi akibat adanya berbagai bencana alam. Akibatnya, produksi minyak secara nasional hanya mencapai 944.000 barel per hari.
"Untuk mengejar target produksi minyak secara nasional pada tahun 2010 ini, dengan melakukan pembenahan berbagai fasilitas produksi minyak yang rusak dilanda berbagai bencana," tuturnya.
Menurut dia, di Indonesia tercatat ada 232 KKS, namun yang berproduksi baru 65 KKS. Lainnya, kontraktor yang terikat dengan KKS, masih terus berusaha untuk mencari potensi cadangan minyak.
"Mereka tersebar di seluruh Indonesia dan masih terus berusaha untuk mencari potensi kandungan minyak," katanya menjelaskan.
Menjawab pertanyaan, Amir Hamzah menyatakan, munculnya bencana di industri migas harus disikapi dengan bijaksana. Pertimbanganya, potensi kandungan minyak yang ada di Indonesia tidak bertambah, sementara jumlah penduduk semakin bertambah, sehingga industri minyak di Indonesia harus bisa berdampingan dengan masyarakat.
Dia mencontohkan, di China dan AS, industri minyak berada di tempat keramaian, mulai pertokoan hingga pemukiman masyarakat.
"Idealnya, industri minyak memang harus jauh dari pemukiman warga, cuma kenyataannya penduduk semakin tahun semakin bertambah," paparnya memberikan alasan.
Yang jelas, di industri migas bekerja dengan standar yang ditentukan sangat sulit. Dengan demikian, lanjutnya, adanya kejadian keracunan gas H2S (hidrogen sulfida) di lapangan minyak Sukowati dan Blok Cepu di Bojonegoro, dinilai masih dalam batas kewajaran.
Hanya saja, masih menurut dia, standar keamanan tetap harus dijaga dengan selalu memperhatikan amdal pengelolaan industri minyak di Bojonegoro.
"Bagaimanapun juga amdal harus selalu diperbaharui, sebab warga di kawasan industri migas selalu bertambah," katanya menambahkan.
Cuaca
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/pegboid1/public_html/modul/bmg/parse_bmg.php on line 137
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/pegboid1/public_html/modul/bmg/parse_bmg.php on line 145
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/pegboid1/public_html/modul/bmg/parse_bmg.php on line 153
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/pegboid1/public_html/modul/bmg/parse_bmg.php on line 137
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/pegboid1/public_html/modul/bmg/parse_bmg.php on line 145
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/pegboid1/public_html/modul/bmg/parse_bmg.php on line 153
Sektor manakah yang harus didahulukan dalam pembangunan 2010?